Jumat, 15 Oktober 2010

Curhat


Marisa...

Tepat 3 bulan... :)

Sudah 2 hari ini Marisa sering menangis...
Entah menangisi apa... apa yang ditangisinya?

Pagi ini Marisa meneleponku dan dia menangis...
Aku belum pernah mendengar Marisa menangis sebelumnya...

Sebenarnya aku tahu apa yang sedang berkecamuk dalam hatinya... bukan tahu lebih tepatnya dapat menebak.

Ketika cinta dihadapkan pada norma dan kenyataan...
Marisaku sayang yang menjadi korban... kebodohan dan keegoisanku...

Tak seharusnya dulu aku nyatakan cintaku... Tak seharusnya aku memintanya menjadi kekasihku...
Ini bukan soal status, ini soal hati...
Ini bukan soal gender, ini soal hati...
Ini memang soal dosa, tapi ini tetap soal hati...

Marisa...

Kalaupun hubungan ini harus diakhiri, aku bisa terima dan mengerti...
Ada beberapa hal yang memang tidak bisa dihindari...

Aku mengerti... aku mengerti...

Ini salah, aku mengerti...
Aku salah, aku mengerti...

Rasa sayangku tidak akan terikat dalam sebuah status...
Kalaupun kita harus dijauhkan, semua ada jalannya...

Aku mengerti... aku mengerti...

Tidak bisa aku berdiam diri kalau ternyata semua ini berujung menjadi tangisanmu...
Aku tahu yang mereka mau...

Siapapun orang yang akan membimbimngmu...
Siapapun orang yang akan meluruskan jalanmu...
Siapapun yang akan kau temui nanti...
Aku tidak peduli, walaupun aku takut, takut kehilangan...

Apabila itu semua yang mereka inginkan...
Aku mengerti, semua demi kamu...
Semua menyayangimu... dan aku... aku mengerti...

Ijinkan aku... perlahan...
tak perlu terburu-buru...
Walau aku tak sanggup...

Jalan panjang terbentang dihadapanmu, cerah dan berkilau...
Mereka yang slalu ada didekatmu, mendukungmu, menjagamu dan menyayangimu...
Aku tak pernah bisa... walau aku benar-benar ingin untuk bisa...

Seandainya tulisan ini "Anda" baca... saya ingin meminta maaf yang sedalam-dalamnya, saya tidak ingin menyeret Marisa dalam pusaran arus ini, namun semua telah terjadi...
Saya akan berusaha memperbaikinya, maafkan saya. Saya tidak pernah main-main saat saya berkata kalau saya menyayangi Marisa. Ya, memang ini salah. Saya tahu tidak seharusnya saya datang dalam masa-masa seperti banyak orang bilang masa-masa pencarian jati diri dan tentu saja di masa-masa yang selanjutnya.

aaaaaarrrrrkhhhhhh!!!!!

Marisa... aku takut...
Marisa... aku ga bisa...
Marisa... aku ga sanggup...
kehilangan kamu...

tapi aku harus...
Aku harus bisa...
Aku sayang Marisa...




picture taken from http://vi.sualize.us

2 komentar: