Ada satu perumusan masalah yang sebetulnya pengen gue bahas pada kesempatan kali ini. dimana masalah ini telah gue tilik selama beberapa hari belakangan dan menjadi pergumulan batin gue serta rasa gendek yang gak bisa ditahan. Bener-bener….
Masalah tersebut adalah. Kesinambungan antara gue yang pacaran sama cewek dengan kehidupan sosial gue! Seperti, apakah karena gue errrr lesbi, lantas gue dibully? Jadi pertanyaan sodara gue itu menyebalkan banget.
1. Anggapan bahwa gue lesbi, dan artinya gue di bully semasa sma.
Apa lo udah gila? Engko gue pernah nanya begini suatu hari “Kamu di bully ya di sekolah?” ceritanya gara-gara gue udah jarang hang out bareng temen-temen dan gue dianggap hasil anak bully di sma. What the?? Udah gitu juga, gue gak ngerti maksud dia apa karena gue di bully gue jadi lesbi atau karena gue lesbi gue jadi di bully? Emangnya gue segila itu membiarkan seantero jagad sekolahan tauk gue punya pacar cewek?? Man!
2. Hanya karena gue sering telponan dan gue gak sempet hang out, lalu artinya gue gak mingle
sama temen-temen yang lain, dan bisa dikatakan gue stress.
Kayaknya sub judul di atas udah cukup menjelaskan kalo gue gak gitu pinter membagi waktu. Gue gak pinter membagi segala-galanya sih tepatnya. Gue terlalu slengekan untuk berfikir panjang tentang manajemen waktu gue sehingga kehidupan gue makin terlantar. Gue gak eksis di luar, tapi gue tetep keep up di sekolah. Menurut gue, gue gak kuper-kuper amat toh.
3. Bahkan, dia menganggap gue berkepribadian ganda.
Ibaratnya, lesbi adalah sumber segala penyakit kejiwaan sampai-sampai gue di anggap bermasalah juga dengan kepribadian gue! Ergh! Kadang gue yang tadinya sehat walafiat jadi beneran ngerasa “sakit” dengan anggapan-anggapan freak mereka. Ini buruk seharusnya gue bisa menanggulangi sugesti-sugesti aneh mereka yang tanpa sadar semakin menggilakan gue! Ini sebetulnya gue ketahui tadi waktu gue nanya apakah kepribadian ganda itu ada, lalu saudara gue langsung menganggap gue memiliki cirri-ciri kepribadian ganda. Sebetulnya alasan gue nanya itu karena gue punya temen yang berkepribadian ganda, bukan tentang gue!
4. Percayalah, mereka menganggap gue sakit jiwa.
Entah kesambet apa, akhir-akhir ini gue ngeliat mereka semakin hati-hati kalo ngomong sama gue, seolah gue ini gelas Kristal yang gampang pecah. Bahasa kasarnya, gue ini gampang stress dan jadi gila. Padahal toh dulu-dulunya mereka keliatan biasa aja dengan tingkah gue yang kadang aneh. Begitupun mereka, mereka juga sering bertingkah aneh. Makin lama, gue makin benci dengan omongan mereka yang aneh-aneh tentang gue!
Ergggghhhh.. what a life!
jangan terlalu nanggepin mereka, atau lo akan membenci lingkungan lo sekarang dan semakin stress.
BalasHapusano: mehehehehe/ setuju no.. sekedar curhat aja sih gue, abisan heran sama tingkah mereka2 akhir akhir ni. errrrhhh,,,
BalasHapus